Crest Green Food


Crest Green Food 3-in-1 Microalgae

Crest Green Food diformulasikan dari mikroalga yang memiliki kandungan lemak (PUFA) yang istimewa. Mikroalga ini dibudidayakan oleh produsen mikroalga terbesar di dunia sehingga PUFA yang dihasilkan berada pada tingkat dan kondisi yang optimal. Mikroalga yang terkandung pada Crest Green Food meliputi Chlorella Sorokiniana, Spirulina, dan Crypthecodinium Cohnii.

Crest Green Food mengandung nilai nutrisi yang tinggi, termasuk di dalamnya protein, phycocyanin, asam lemak, klorofil, asam nukleat (DNA/RNA), vitamin, dan mineral. Crest Green Food merupakan anti virus, anti oksidan, dan makanan kesehatan yang paling lengkap dan ideal di abad ke-21.

Crest Green Food juga mengandung PPARs (Peroxisome Proliferators Activated Receptors) yang tinggi, dengan fungsi metabolisme lipid, pengaturan sistem keseimbangan glukosa, anti pembengkakan, pengaturan keseimbangan imunitas (daya tahan) tubuh, dan pengenal sel kanker. PPARs merupakan terobosan utama dalam pengobatan kencing manis dan penyumbatan lemak dalam pembuluh darah. PPARs juga meningkatkan pengendalian penyakit-penyakit kardiovaskular (kelainan pembuluh darah dan jantung) seperti penyakit jantung dan serangan jantung (kerusakan permanen otot jantung). Uji klinis menunjukkan hasil yang menjanjikan terhadap pengujian penyakit radang sendi rheumatoid arthritis (penyakit di mana kekebalan tubuh balik menyerang tubuh itu sendiri), radang kulit kronis (psoriasis), alergi kulit (contact dermatitis), dan juga kanker payudara, kanker prostat, kanker kulit, dan kanker usus.

Senyawa aktif PPARs diperoleh dari ekstrak nukleus (inti sel) Chlorella Sorokiniana. PPARs mengandung senyawa alpha, beta, dan gamma. Senyawa alpha berperan melindungi beberapa organ vital seperti hati, ginjal, dan jantung, beta berperan di jaringan adiposa, otak, dan kulit, sedangkan gamma di usus, limpa, dan pankreas. PPARs adalah reseptor yang berhubungan dengan sistem kekebalan tubuh.

Salah satu bagian dari sistem kekebalan tubuh adalah sel T. PPARs berfungsi merangsang sel T tersebut untuk bangun (karena sel T ibaratnya seperti macan tidur yang harus dibangunkan) bekerja melawan virus-virus asing yang masuk ke tubuh.

Dalam istilah awam, Chlorella Sorokiniana yang mengandung PPARs membantu mengaktifkan sel-sel tubuh manusia untuk membangun sistem kekebalan tubuh yang kuat untuk melawan virus-virus dari dalam dan luar tubuh dengan cara terbaik yang paling alami tanpa ada efek samping apapun.

Manfaat Crest Green Food

Crest Green Food adalah nutrisi lengkap alami yang sempurna dan seimbang dan merupakan makanan detoksifikasi. Crest Green Food berperan sebagai pemurni sistem biologis dalam sistem vaskular darah dengan cara meningkatkan proses pembentukan oksigen seluler dan menyeimbangkan metabolisme pH (keasaman) tubuh.

Secara garis besar, berikut khasiat dan kegunaan Crest Green Food :

  1. Membangun dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
  2. Merupakan nutrisi alami yang sempurna dan seimbang.
  3. Mengembalikan keremajaan sel – sel tubuh (anti-aging).
  4. Mempercepat penyembuhan jaringan tubuh yang rusak.
  5. Meningkatkan fungsi kerja ginjal dan hati.
  6. Menurunkan kadar gula darah, lemak darah, dan kolesterol.
  7. Mengencangkan dan meremajakan kulit.
  8. Membuang racun-racun dalam tubuh (detoksifikasi) dan mengurangi tingkat keasaman dalam tubuh.

Biomedical Research

Studi tentang Keefektifan Chlorella Sorokiniana Menurunkan Kolesterol dan Kadar Gula Penderita Diabetes

Lebih dari 3 tahun sejak 1997 – 2000, Dr. Su I Jen dan Yu Chung Chian dari Medical College of National Cheng Kong University melakukan tes terhadap manusia dan hewan. Hasil tes menunjukkan bahwa Chlorella Sorokiniana sangat efektif dalam menurunkan kadar trigliserid dan kolesterol dalam darah. Tes juga menunjukkan bahwa Chlorella Sorokiniana efektif dalam menyembuhkan sindrom metabolis seperti diabetes mellitus.

Dr. Lee Lien Tsu dan Pan I Hong dari Industrial Institute melakukan riset Chlorella Sorokiniana untuk membuktikan bahwa label ‘makanan kesehatan’ yang tercantum benar-benar mengandung konsentrasi yang tinggi dari y-Linolenic Acid dan Omega-3, serta 6 macam asam lemak tak jenuh. Sekali lagi, hasil riset membuktikan bahwa Chlorella Sorokiniana benar-benar menurunkan kolesterol dan trigliserid, telah diakui dan mendapat sertifikat sebagai ‘makanan kesehatan’ paling pertama oleh Menteri Kesehatan.

Konsentrasi Tinggi dari PPAR-y, PPAR-a Ligands (Agonist), yang Efektif untuk Sindrom Metabolik dan Penyakit Hati.

Tahun 2002, dalam suatu riset kolaboratif antara International Chlorella Company dan kelompok riset untuk PPARs Dr. Chao Yu Shen dari National Health Research Institute, ditemukan bahwa Chlorella Sorokiniana mengandung konsentrasi yang tinggi dari faktor-faktor pengaktif PPARs, di mana dipastikan bahwa PPARs akan menjadi salah satu faktor farmasi terpenting dalam abad ke-21 dan akan menjadi makanan kesehatan terpenting.

Modulasi Kekebalan Tubuh dan Anti Pembengkakan, Berguna untuk Arthritis dan Penyembuhan Luka.

Dr. Su dari Clinical Research Section, National Health Research Institute, menemukan bahwa Chlorella Sorokiniana dapat mencegah macrophage cytokines dan tumor necrosis faktor-a,   TNF-a. Chlorella Sorokiniana dapat memodulasi kekebalan tubuh dan pembengkakan. Studi yang dilakukan oleh Professor Lee Yu Yun, bagian dermatologi di Medical College, National Cheng-Kong University, menunjukkan bahwa Chlorella Sorokiniana sangat efektif untuk psoriasis.

Keefektifannya dikarenakan oleh konsentrasi tinggi antara substansi-substansi pengaktif dalam Chlorella Sorokiniana, seperti PPAR-a dan PPAR-y. Hasil selanjutnya juga membuktikan bahwa Chlorella Sorokiniana juga mengandung fikosianin, yang sangat berguna dalam mencegah pertumbuhan virus dan juga dapat efektif dalam mencegah flu.

Chlorella Sorokiniana sebagai Anti-Kanker

Chlorella Sorokiniana memiliki potensi yang tinggi dalam mencegah dan menyembuhkan beberapa macam kanker karena Chlorella Sorokiniana memiliki konsentrasi tinggi dari PPAR-y dan PPAR-a. Penelitian tentang sel kanker menunjukkan bahwa Chlorella Sorokiniana dapat mencegah tumbuhnya sel-sel kanker hati, paru-paru, kerongkongan, usus, dan prostat yang dapat menyebabkan kematian. Dalam penelitian terhadap hewan, Chlorella Sorokiniana dapat mencegah tumor kulit yang diakibatkan DMBA. International Chlorella Company akan melakukan riset lebih jauh lagi tentang kanker di masa yang akan datang.

Chlorella Sorokiniana Berpotensi Hambat Kanker
Profesor Ih-Jen Su dari Divisi Penelitian Klinis National Health Research Institutes Tainan, Taiwan, menguji coba Chlorella Sorokiniana pada sel kanker kulit.

Pada penyelidikan awal, dia menggunakan eksperimen pada kulit tikus yang dicemari karsinogen kimia 7,12-dimetilbenzantrasen (DMBA). Delapan tikus percobaan dibagi ke dalam dua kelompok. Satu kelompok diberi olesan ekstrak Chlorella Sorokiniana dan kelompok lainnya tidak.

Ekstrak Chlorella Sorokiniana efektif menghambat tumor kulit yang disebabkan DMBA pada tikus di tahap awal kanker (inisiasi). Aplikasi ekstrak itu mengurangi pertumbuhan kulit papiloma. PPARs aktif bekerja dalam percobaan itu.

”Cara kerja Chlorella Sorokiniana ialah secara sistemik membangun kekuatan tubuh untuk melawan berbagai gangguan,” ujar Prof. Wang Shun Te dalam kunjungannya ke Indonesia beberapa waktu lalu. Guru besar Pingtung Technology University di Taiwan itu meninggalkan kampus guna meriset ganggang. Dia menemukan dan mengembangkan Chlorella Sorokiniana selama 30 tahun. Produk yang dikembangkan Wang telah ada di beberapa negara, termasuk di Indonesia.

Nutrisi yang terkandung di dalam ganggang sangat lengkap. Chlorella Sorokiniana mengandung 60 persen protein, karbohidrat, asam lemak esensial, fikosianin, klorofil, RNA, DNA, beragam vitamin, dan mineral. Sel Chlorella sangat stabil dan tidak akan berubah bentuk.

Sejumlah peneliti

Dokter Yekti H Effendi S. Ked dari Departemen Gizi Masyarakat Institut Pertanian Bogor mengatakan, ganggang hijau meningkatkan imunitas nonspesifik dan spesifik. Asam nukleat pada ganggang hijau berperan membentuk daya tahan tubuh terhadap berbagai penyakit.

Penelitian bersama sejumlah peneliti dari Rumah Sakit Karya Bhakti Bogor, Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam (PAPDI) cabang Bogor, dan Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor, juga Yekti beberapa waktu lalu menyimpulkan bahwa asupan Chlorella mempercepat kesembuhan penderita demam berdarah dengue.

Yekti mengatakan, orang dewasa perlu sekitar 20 gram per hari. Sejauh ini, tidak ada efek samping mengonsumsi makanan itu sepanjang produk tidak tercemar atau terpapar bahan berbahaya lain.

Alamat

PT. Cresindo Mitra Sejahtera
Ruko Darwin Blok DRWT No. 28
Jl. Scientia Boulevard Utara
Summarecon Serpong-Tangerang
Telp/Fax: 021-22221592

Media Sosial

Jumlah Pengunjung

Visits since 2016

Your IP: 35.173.234.237