Cleanse


Kebutuhan Tubuh Akan Serat

Bagi sebagian orang, makan adalah dengan memenuhi piring dengan karbohidrat dan protein seperti halnya nasi dan lauk saja. Padahal makanan yang kita santap seharusnya mampu untuk memenuhi standar gizi yang seimbang, dimana dapat mencukupi kebutuhan karbohidrat, protein, dan juga serat setiap harinya.

Berbagai penelitian menyebutkan bahwa banyak pula dari kita, terutama warga masyarakat yang hidup di kota-kota besar dan memiliki aktivitas tinggi, sulit untuk memenuhi kebutuhan akan serat. Rata-rata konsumsi serat penduduk Indonesia adalah 10,5 gram (Puslitbang Gizi Depkes RI Tahun 2001). Sedangkan anjuran konsumsi serat untuk dewasa per hari adalah 25-35 gram.

Kesibukan kerja membuat banyak orang tanpa disadari sudah terjebak pada pola hidup tidak sehat. Olahraga tidak sempat, pola makan tidak teratur, akibatnya mereka melahap makanan sekenanya ketika merasa lapar. Pilihan biasanya jatuh pada makanan cepat saji atau yang biasa disebut Junkfood. Junkfood tidak mengandung serat. Junkfood  berefek buruk bagi kesehatan karena mengandung kadar lemak tinggi, garam tinggi ataupun berkadar gula tinggi.

Sebenarnya ada jalan praktis untuk keluar dari masalah tersebut. Salah satunya dengan mengkonsumsi suplemen serat yang mudah dicerna oleh tubuh. Memang di pasaran banyak produk serat sejenis, namun pilihan bijak harus dilakukan untuk mendapatkan suplemen serat yang berkualitas.

Cleanse (Dietary Fiber)

Cleanse merupakan produk suplemen yang mengandung serat larut (soluble fiber) dan serat tidak larut (insoluble fiber). Kedua serat ini sama-sama penting bagi kesehatan pencernaan dan sangat dibutuhkan oleh tubuh kita setiap hari tanpa efek samping apapun. Dengan kombinasi yang sempurna antara serat larut dan serat tidak larut akan memudahkan pembuangan kotoran yang padat dari usus besar kita, sehingga dapat membantu fungsi sistem pencernaan dengan lebih efisien.

Serat Larut (Soluble Fiber)

Serat larut adalah serat yang larut dalam air. Di dalam lambung, serat larut menyerap air dan membentuk gel yang membantu memperlambat proses pencernaan. Serat larut memperlambat pengosongan perut sehingga anda merasa kenyang lebih lama dan tidak ingin segera makan lagi. Hal ini akan membantu anda mengendalikan berat badan. Pengosongan lambung yang lambat juga membantu pengendalian kadar glukosa darah sehingga mengurangi resiko diabetes. Serat larut juga dapat mengurangi penyerapan kolesterol dari sistem pencernaan sehingga dapat mengurangi kolesterol darah dan mengurangi resiko penyakit jantung. Serat larut dapat melunakkan atau melembutkan feses, sehingga sangat baik sebagai solusi sembelit. Serat larut juga merupakan prebiotik yang mendukung pertumbuhan bakteri baik di dalam usus besar. Bagi penderita penyakit maag, serat larut juga aman dikonsumsi karena tidak meningkatkan asam lambung.

Serat Tidak Larut (Insoluble Fiber)

Serat tidak larut adalah serat yang tidak larut dalam air. Karena itu serat ini melewati saluran pencernaan dengan relatif utuh dan mempercepat perjalanan makanan melalui usus. Serat tidak larut sangat berguna untuk melancarkan buang air besar sehingga mengurangi resiko sembelit dan diare. Serat tak larut juga membantu menghilangkan racun dari usus besar dan membantu mempertahankan pH (tingkat keasaman) usus, sehingga mengurangi resiko kanker usus.

Manfaat Kesehatan Dari Cleanse

Beberapa manfaat penting dari mengkonsumsi Cleanse, antara lain :

  1. Memperlancar BAB dan menghindari terjadinya infeksi pada kantong divertikula (radang saluran usus).
  2. Mempercepat proses penyerapan gizi.
  3. Membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah.
  4. Mencegah sembelit dan menurunkan risiko terkena wasir.
  5. Mencegah penyakit jantung koroner serta mengurangi risiko stroke dan hipertensi.
  6. Mencegah kanker usus.
  7. Membantu menurunkan berat badan dan risiko obesitas (kegemukan).
  8. Membantu menurunkan kadar glukosa dengan memperlambat proses penyerapan gula dalam aliran darah sehingga merupakan pilihan yang tepat untuk penderita diabetes.

Bahan-Bahan Aktif Dalam Cleanse

    1. Serat Batang Kelapa Sawit
      Serat batang kelapa sawit diambil dari pohon-pohan palem yang matang. Serat ini sangat ringan, mampu menyerap banyak air, tidak mudah membeku, tahan terhadap suhu dan tingkat kelembaban yang ekstrim, dan kandungan serat tidak larut yang tinggi. Penelitian telah menetapkan bahwa serat batang kelapa sawit merupakan salah satu sumber serat terbaik yang dikenal saat ini.Serat batang kelapa sawit mengandung lignin, yag dapat bertahan dalam fermentasi usus besar (kolon) dan dapat meningkatkan jumlah feses di dalam saluran pencernaan. Lignin dapat mengikat berbagai zat yang berbeda, seperti kolesterol, garam empedu, lemak, karbohidrat, dan bahkan racun, untuk meningkatkan kesehatan secara keseluruhan dan untuk meningkatkan kesehatan usus besar (kolon) secara khusus.Menurut penelitian yang diumumkan pada konferensi “Experimental Biology” di San Diego, serat batang kelapa sawit dapat menurunkan resiko diabetes, kanker usus besar, penyakit jantung, dan obesitas. Meskipun kesehatan usus besar adalah manfaat utama, serat ini juga memberikan manfaat lainnya, antara lain :
    2. Serat Psyllium Husk
      Psyllium Husk atau yang lebih dikenal dengan nama plantago ovate merupakan tanaman yang telah lama dikonsumsi sebagai suplemen serat makanan sejak tahun 1955. Hal ini disebabkan karena Psyllium kaya serat dan digunakan untuk membantu menurunkan kolesterol dan gula darah yang tinggi. Psyllium merupakan jenis serat yang mampu mengembang, menyerap air, dan menstimulus pergerakan usus yang normal. Di dalam saluran pencernaan, serat ini tidak dicerna dan diserap oleh tubuh namun bermanfaat sebagai laxative (melancarkan buang air besar) dan membantu menyehatkan fungsi usus besar (colon).

      • Meningkatkan metabolisme glukosa.
      • Menyeimbangkan kadar kolesterol pada orang yang menderita diabetes tipe 2.
      • Kapasitas penyerapan radikal oksigen yang tinggi (nilai ORAC adalah 93).
      • Pencegahan dan penyembuhan sembelit.
      • Kesehatan pencernaan secara keseluruhan.
      • Menyeimbangkan jumlah bakteri dalam usus besar.
      • Menstabilkan gula darah.
      • Menurunkan risiko kanker payudara.
      • Menurunkan jumlah racun dalam usus besar, mencegah toksemia usus dan penyakit lainnya.
      • Meningkatkan penurunan berat badan.
    3. Kombinasi Serat Sayuran
      Serat banyak ditemukan dalam berbagai jenis makanan kita sehari-hari, seperti sayur-sayuran. Kombinasi sayur-sayuran yang terdapat pada Cleanse meliputi sayur bayam, seledri, kubis, kacang polong, dan rumput gandum (wheatgrass).
    4. Frukto Oligosakarida
      FOS atau frukto oligosakarida berasal dari sayur-sayuran. FOS banyak ditemukan pada bawang merah, asparagus, artichoke, dan juga tomat. FOS merupakan komponen pangan fungsional, yaitu komponen makanan yang terproses sedemikian rupa sehingga memiliki fungsi kesehatan bagi tubuh manusia. FOS dikatakan sebagai pangan fungsional karena tidak terdekomposisi oleh enzim-enzim pencernaan dan dapat dimanfaatkan oleh bakteri-bakteri baik yang terdapat dalam kolon atau usus besar, khususnya Bifidobacterium spp dan Bacteroides spp. Ketika bakteri-bakteri baik tersebut “memakan” FOS, maka pertumbuhan mereka di dalam kolon akan semakin banyak sehingga mampu menciptakan suasana asam di dalam saluran pencernaan kita yang akhirnya akan menghambat pertumbuhan bakteri pathogen penyebab penyakit. Pada tahun 1991, Pemerintah Jepang bahkan telah memasukkan FOS sebagai pangan yang memiliki fungsi medis atau “foods for special medical uses”.
    5. Guar Gum
      Guar Gum merupakan tanaman jenis polisakarida yang berasal dari benih legum Tetragonolobus Cyamopsis. Guar Gum merupakan serat larut dan mampu membantu memperbaiki cara kerja tubuh saat mencerna dan menyerap nutrisi dari makanan. Guar Gum merupakan tanaman yang sangat ideal untuk menurunkan berat badan. “Handbook of Dietary Fiber” mencatat bahwa serat yang terkandung dalam Guar Gum bisa membantu meningkatkan viskositas dari isi lambung sehingga waktu pengosongan lambung tertunda. Tingkat tertundanya pencernaan dan waktu pengosongan lambung dapat membantu kita merasa lebih kenyang untuk jangka waktu yang lama, sehingga asupan kalori dari makanan menurun. Guar Gum juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol terhadap orang yang memiliki kadar kolesterol tinggi. Guar Gum juga berperan sebagai pemblokir penyerapan kolesterol dan juga meningkatkan ekskresi cairan empedu yang merupakan zat yang membantu memecah dan menghilangkan asam lemak kolesterol dalam tubuh. Berdasarkan pada beberapa studi, ditemukan bahwa mengkonsumsi Guar Gum 12-15 gram sehari dapat membantu menurunkan kadar kolesterol total serta lipoprotein densitas rendah atau kadar kolesterol LDL.
    6. Serat Apel
      Apel memiliki kandungan serat yang baik, terutama bagi mereka yang sedang menjalani program diet. Serat apel mampu memberikan efek yang baik bagi perut sehingga mampu menahan dan menunda rasa lapar datang lebih cepat. Selain itu, serat apel juga dapat mengikat lemak dan kolesterol jahat dalam tubuh.

Alamat

PT. Cresindo Mitra Sejahtera
Ruko Darwin Blok DRWT No. 28
Jl. Scientia Boulevard Utara
Summarecon Serpong-Tangerang
Telp/Fax: 021-22221592

Media Sosial

Jumlah Pengunjung

Visits since 2016

Your IP: 35.173.234.237